Jadilah Orang yang Bahagia
LANJUTAN LA TAHZAN DR AIDH AL-QARNI Hal 484
Bersyukurlah kepada Rabb atas nikmat agama, akal, kesehatan, penutup aib, pendengaran, prnglihatan, rezki, keluarga, serta nikmat-nikmat lainnya.
Tidakkah Anda tahu bahwa diantara manusia itu ada yang hilang akalnya, terampas kesehatannya, dipenjarakan, dilumpuhkan, atau ditimpakan bencana?
Hiduplah bersama Al-Qur’an, baik dengan cara menghafal, membaca, mendengarkan, atau merenungkannya. Sebab ini merupakan obat paling mujarab untuk mengusir kesedihan dan kedukaan.
Usaha Yang HalalAllah menghalalkan yang baik-baik kepada para hambaNya dan mengharamkan kepada mereka yang jelek-jelek. Seorang usahawan muslim tentu saja tidak bisa keluar dari bingkai aturan ini, meskipun terbukti ada keuntungan dan hal yang menarik serta menggiurkan baginya. Seorang usahawan muslim tidak seharusnya tergelincir hanya karena mengejar keuntungan sehingga membuatnya berlari dari yang dihalalkan oleh Allah dan mengejar yang diharamkan oleh Allah.
KebebasanAnda bisa melihat pikiran anda, menggunakannya, belajar dari mereka, dan menemukan nilai-nilai di dalamnya. Namun, anda tidak harus membiarkan mereka menahan anda. Anda dapat mengalami perasaan-perasaan anda, kedalaman mengeksplorasi dan menemukan kekayaan di dalamnya. Namun, anda tidak harus membiarkan mereka menghentikan anda dengan cara apapun.
Belajar untuk Saling MemaafkanIbnu Sammak, seorang tokoh zahid yang juga penasihat Khalifah Harun ar-Rasyid pernah ditantang oleh temannya sendiri, "Esok, saya dan kamu akan saling mencela." Namun, tantangan itu justru dibalas oleh sang zahid dengan, "Tidak, justru esok hari saya dan kamu akan saling memaafkan."
|













