Ketika bel berdentang pukul 07.45, itu pertanda dimulainya segala aktifitas belajar mengajar di kelas di mulai. Para Santri segera bergegas berangkat ke kelas masing-masing, dan para Ustad dan Ustdzahpun siap mengajarkan ilmunya disertai dengan I’dad yang lengkap. Setelah mengisi Jurnal mengajar, para guru inipun terlebih dahulu harus mentabtiskan atau mengoreksikan I’dadnya kepada Guru Senior yang di tunjuk oleh Kulliyatul Mu’allimin/mat Al-Islamiyah (KMI). Inilah letak sisi kesiapan, kelengkapan, dan kedisiplinan para guru akan diketahui. Kullu Syai’in Bil-I’dad…itulah yang selalu ditekankan oleh Bapak Pimpinan Pondok Modern Arrisalah ini. Semua ini dimulai dari niat yang agung, hanya untuk mencari Ridlo Illahi. Sebuah perjuangan yang sangat mulia. Tetapi kesuksesan mengajar tidak hanya cukup dengan niat yang tulus saja, proses pelaksanaan dan juga respon santri sangat menentukan tercapainya kesuksesan pembelajaran atau ta’lim.