Dorongan Mengerjakan Keutamaan & Meninggalkan Kehinaan (bag. 1)
- Dari Rib'i bin Hirasy bahwasanya Hudzaifah ra bercerita kepada mereka: "Rasulullah saw. bersabda : Malaikat menemui Ruh seseorang sebelummu, mereka bertanya: "Tahukah kamu, apakah kamu mengamalkan kebaikan barang sedikit?". Ia menjawab: "Tidak". Mereka berkata : "Ingat-ingatlah!". Ia berkata: "Saya menghutangi manusia, lalu saya menyuruh bujang-bujangku untuk memberi tangguh kepada orang-orang yang sulit dan memaafkan orang yang dalam kemudahan". Beliau bersabda: "Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman: "Maafkanlah dia!". (Hadits ditakhrij oleh Muslim).
- Dari Hudzaifah ra ia berkata: "Allah mendatangi salah seorang hambaNya yang telah diberiNya harta". Lalu Dia berfirman kepadanya: "Apakah yang kamu kerjakan di dunia?". Ia berkata: "Allah tidak menyembunyikan pembicaraan". Ia menjawab: "Wahai Tuhanku, Engkau memberikan harta Mu kepadaku, lalu saya berjual beli kepada manusia, termasuk peri laku saya adalah memaafkan. Aku memudahkan kepada orang yang kaya dan memberi tangguh kepapa orang yang sedang dalam kesulitan'. Maka Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman: "Maafkanlah hamba-Ku". Uqbah bin Amir Al Juhanni dan Abu Mas'ud al Anshari berkata: "Demikianlah saya mendengarnya dari mulut Rasulullah saw".
- Dari Abu Hurairah ra ia berkata: Rasulullah saw bersabda: "Pada hari Qiyamat Allah berfirman: "Di manakah orangĀorang yang senang kepada kebesaran-Ku?", pada hari ini Aku menaunginya dalam naungan-Ku, pada hari tidak ada naungan selain naungan-Ku". (HR. Muslim).
- Dari Abu Hurairah ra. dari Nabi saw bahwasanya ada seseorang meninjau saudaranva di desa lain. Maka Allah mengintaikan Malaikat di jalannya dengan bertanya: "Mau kemanakah kamu?". Ia menjawab: "Saya mau (pergi) kepada saudaraku di desa ini'. Malaikat bertanya: "Apakah ada kenikmatan yang kamu peroleh?". Ia menjawab: "Tidak hanya saya mencintainya karena Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar". Malaikat berkata: "Sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu, karena Allah telah mencintaimu sebagaimana kamu mencintainya karena Allah".
| < Prev |
|---|
Berita ringan |










