Dorongan Mengerjakan Keutamaan & Meninggalkan Kehinaan (bag.2)
- Dari Mu'adz bin Jabal ra ia berkata: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: "Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi berfirman: "Pastilah kecintaan-Ku bagi orang-orang yang cinta karena-Ku, orang-orang yang duduk karena Aku, orang-orang yang berkunjung karena Aku, dan orang-orang yang memberi karena Aku". (Hadits ditakhrij oleh Malik).
- Dari Abu Hurairah ra ia berkata: Rasulullah saw bersabda: "Sesungguhnya Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman pada hari Qiyamat: "Wahai anak Adam, Aku sakit namun kamu tidak menjenguk-Ku". Ia berkata: "Wahai Tuhan saya, bagaimana saya menjenguk-Mu sedang Engkau adalah Tuhan semesta alam?". Dia berfirman: "Tidakkah kamu mengetahui bahwa hamba-Ku Fulan sakit, namun kamu tidak menjenguknya?, Tidakkah kamu mengetahui, seandainya kamu menjenguknya niscaya kamu mendapati Aku di sisi nya. Wahai anak Adam Aku minta makan kepadamu namun kamu tidak memberi makan kepada-Ku". Ia berkata: "Wahai Tuhan saya, bagaimanakah saya memberi makan kepada-Mu, sedangkan Engkau Tuhan semesta alam?". Allah berfirman: "Tidakkah kamu mengetahui bahwasanya hamba-Ku si Fulan minta makan kepadamu, tetapi kamu tidaklah memberi makan kepadanya? Apakah kamu tidak mengetahui bahwasanya seandainya kamu memberi makan kepadanya, niscaya kamu mendapatkannya di sisi-Ku ? Wahai anak Adam, Aku minta minum kepadamu, tapi kamu tidak memberi minum kepada-Ku". Ia berkata: "Bagaimanakah saya memberi minum kepada-Mu sedang kamu adalah Tuhan alam semesta?". Allah berfirman: "Hamba Ku si Fulan minta minum kepadamu, tetapi kamu tidak memberinya minum, niscaya kamu mendapatinya di sisi-Ku". (Hadits ditakhrij oleh Muslim).
- Dari Abu Dzar ra dari Nabi saw dalam hal yang diriwayatkan dari Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi bahwasanya Dia berfirman: "Wahai hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan kezhaliman atas diri-Ku dan zhalim itu Aku haramkan di antara kalian, maka janganlah kalian zhalim menzhalimi. Wahai hamba-Ku, masing-masing dari kamu itu sesat kecuali orang yang Aku beri petunjuk kepadamu. Wahai hamba-Ku, masing-masing dari kamu itu lapar kecuali orang yang Aku beri makan, mintalah makan kepada-Ku, maka Aku memberi makan kepadamu. Wahai hamba-Ku, masing-masing dari kamu itu telanjang, kecuali orang yang Aku beri pakaian, mintalah pakaian kepada-Ku maka Aku memberi pakaian. Wahai hamba-Ku, sesungguhnya kamu bersalah siang dan malam, sedang Aku mengampuni seluruh dosa, mintalah ampun kepada-Ku, maka Aku mengampunimu. Wahai hamba-Ku, sesungguhnya kamu tidak akan terhindar dari kemadharatan-Ku, maka berlindunglah dari kemadharatan-Ku dan kamu tidak akan memperoleh kemanfa'atan-Ku maka mohonlah kemanfaatan kepada-Ku. Wahai hamba-Ku seandainya orang yang pertama dan terakhir dari kamu, jin dan manusia dari kalanganmu itu berada pada hati seseorang yang paling taqwa dari padamu, hal itu tidak menambah kerajaan-Ku sedikit juapun. Wahai hamba-Ku, seandainya orang yang awal dan terkemudian dari padamu, manusia dan jin itu ada pada orang yang paling jahat dari padamu niscaya tidaklah berkurang dari kerajaan-Ku barang sedikit juapun. Wahai hamba-Ku, seandainya orang yang pertama dan terkemudian, manusia dan jin di kalanganmu berdiri di satu bukit lalu minta kepada-Ku, dan Aku beri setiap orang akan permintaannya, maka hal itu tidak mengurangi apa yang ada di sisi-Ku melainkan seperti berkurangnya air laut apabila dimasukkan jarum kepadanya. Wahai hamba-Ku, itu amal-amalmu, Aku hitung semuanya untukmu, kemudian Aku sempurnakan bagimu. Barangsiapa yang mendapatkan kebaikan maka pujilah Allah, dan barangsiapa yang mendapati selain itu maka janganlah mencela selain dirinya". (Hadits ditakhrij oleh Muslim).
- 4. Dari Abu Dzar ra ia berkata: Rasulullah saw bersabda Allah Ta'ala berfirman: "Wahai hambaKu, masing-masing dari kamu itu sesat, kecuali orang yang Aku beri petunjuk, mintalah petunjuk maka Aku akan memberimu petunjuk. Masing-masing dari kamu itu fakir kecuali orang yang Aku beri kekayaan, mintalah kepada-Ku maka Aku akan memberimu. Masing-masing dari kamu berdosa kecuali orang yang Aku ampuni. Barangsiapa di antaramu yang mengetahui bahwa Aku mempunyai kekuasaan untuk mengampuni, lalu ia minta ampun kepada-Ku, maka Aku mengampuninya dan Aku tidak mengindahkan (kesalahan itu). Seandainya orang yang pertama dan terkemudian dari padamu, yang hidup dan mati dari padamu, basah dan keringmu itu terkumpul pada hati orang yang paling taqwa dari hamba-Ku, maka hal itu tidak menambah kerajaan-Ku sesayap nyamuk. Dan seandainya orang yang pertama dan terakhir dari padamu, yang hidup dan mati dari padamu, basah dan keringmu berkumpul pada satu padang lalu setiap orang dari padamu minta apa yang dianganangankannya, dan Aku memberi setiap orang yang minta itu akan permintaanya maka hal itu tidak mengurangi kerajaan-Ku, kecuali seperti seandainya salah seorang di antaramu melewati lautan lalu memasukkan jarum di dalamnya, kemudian jarum itu di tariknya. Demikian itu karena Aku Maha Pemurah dan Dermawan, Aku berbuat apa yang Aku kehendaki, pemberian-Ku adalah satu perkataan, dan siksaan-Ku adalah satu perkataan, karena urusan-Ku adalah apabila Aku menghendaki sesuatu maka Aku ucapkan : "Jadilah, maka sesuatu itupun menjadi ada". (Hadits ditakhrij oleh Abu Isa At Tirmidzi).
- Dari Abu Hurairah ra ia berkata: "Rasulullah saw bersabda: "Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman: "Sombong itu selendang-Ku dan kebesaran itu sarung-Ku, barangsiapa yang melawan-Ku dalam salah satunya maka ia Aku lemparkan ke dalam neraka". (Hadits ditakhrij oleh Abu Dawud).
| < Prev | Next > |
|---|
Berita ringan |










