Form Pengguna



Harapan & Do'a

Penilaian User: / 2
TerburukTerbaik 

1.       Pondok adalah lembaga pendidikan Islam ala Persantren.  Persantren yang kami teladani adalah ala Rasulullah, yaitu untuk mempelajari dan mendapatkan petunjuk Allah SWT serta tuntunan Rasulullah SAW (nyantri dan mengaji).

2.      Hal itu kami utamakan dan kami prioritaskan karena sesuai dengan petunjuk Allah. Allah berfirman dalam surat Muhammad ayat 19: “Maka ketahuilah, bahwa Sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, Tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.” Allah juga berfirman dalam surat al-Ahzab ayat 21: ”Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.

3.      Maka harapan dan do’a kami adalah harapan Allah, kehendak Allah dan tujuan Allah. Karena anak adalah milik Allah, dan kami pendidik juga milik Allah, ilmu kami juga dari Allah, dan semua fasilitas kami juga dari rizki Allah.  Maka kami tidak akan menyalahi kehendak-Nya dan tidak akan menyesatkan santri; dunia dan akhiratnya, surat al-Baqarah ayat 156: ”Sesungguhnya Kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah Kami kembali.”

 

4.     Harapan dan do’a kami dari petunjuk Allah;  Supaya hidup dan matinya lillah, li’ibadatillah dan limardhatillah, sehingga berbahagia di dunia dan di akhirat, juga terhormat dan mulia di hadapan Allah, surat al-An’am ayat 163: “Tiada sekutu bagiNya; dan demikian Itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)", surat ad-Dzaariyat ayat 56: “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”, surat an-Nisaa ayat 114: ”Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf, atau Mengadakan perdamaian di antara manusia. dan Barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keredhaan Allah, Maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar”, surat al-Baqarah ayat 201: “Dan di antara mereka ada orang yang bendoa: "Ya Tuhan Kami, berilah Kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah Kami dari siksa neraka.”

 

5.      Maka, sosok yang harus diteladani sepanjang hidup ini adalah Rasulullah SAW dalam segala hal sesuai dengan syahadat (sumpah kita setiap hari dalam sholat).  Rasulullah itu guru, pemimpin, pejuang, tidak hanya terhadap dirinya tetapi juga untuk orang lain; keluarganya, negaranya, bahkan umat Islam se-dunia dan kelak memberi syafaat pada hari qiamat. Bahkan berakhlak mulia, beribadah khusuk dan ikhlas, bekerja, beramal dengan sungguh-sungguh.  Itulah sebabnya kita harus meneladani Beliau, sebab sudah terpilih dalam segala-galanya, surat al-Hajj ayat 75: “Allah memilih utusan-utusan-(Nya) dari Malaikat dan dari manusia; Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha melihat”, surat al-Hasyr ayat 7: “Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah”,  surat al-Ahzab ayat 21: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah”.

 

6.      Akhirnya; kami, guru-guru, dan pondok ini meneladani Rasulullah SAW, dalam semua hal. Salah atau betul, inilah ijtihad dan jihad kami dalam mendidik santri (miliknya Allah).  Kami  tidak akan menyesatkan santri dan merugikan orang tuanya dan menyimpang dari kehendak Allah, supaya juga ditiru dan diteruskan sampai Hari Qiamat, surat Muhmmad ayat 7: “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu, surat an-Nisaa ayat 59: “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu”.

 

7.       Adapun upah, pahala perjuangan kami dan usaha mendidik umat hanya kami minta dan mohon kepada Allah SWT saja. Kami sama sekali tidak mengharap kepada wali santri atau kepada siapapun.  Seandainya harapan santri, wali santri dan siapapun yang kami tolong belum terpenuhi, kami betul-betul mohon maaf, itulah kemampuan kami, dan itulah kelemahan kami.  Kami tetap berdoa dan berusaha sehingga harapannya terpenuhi, insya-Allah, Allah Maha Tahu, dan Allah tidak akan menyalahi janji, surat al-Ankabut ayat 69: “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. dan Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik”, surat at-Thalaaq ayat 2: “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar”.

 

 

 

8.      Adapun lapangan perjuangannya; baik untuk dunia atau akhiratnya, kami serahkan sesuai dengan kemampuan dan bakatnya masing-masing yang sesuai dengan pemberian Allah kepada setiap insan.  Dasar, landasan, pondasi dan arah hidup sudah kami jelaskan dan kami didikan, tinggal melanjutkan, surat al-Qashash ayat 77: “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.”

 

9.       Demikianlah, misi Arrisalah:

§  Menyampaikan harapan dan risalah Allah.

§  Mendidik santri bersosok  Rasulullah.

§  Mengharapkan upah dan pahala hanya dari Allah.

"Jikalau mereka sungguh-sungguh ridha dengan apa yang diberikan Allah dan RasulNya kepada mereka, dan berkata: "Cukuplah Allah bagi kami, Allah akan memberikan sebagian dari karunia-Nya dan demikian (pula) Rasul-Nya, Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah," (tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka)".  (Surat at-Taubah ayat 59)

Semoga Allah memnuhi harapan dan do’a kita, bahagia di dunia dan di akhirat. Amin.

 

 

Terdahulu

Berita ringan

Statistik
054937
Hari IniHari Ini61
KemarinKemarin84
Minggu IniMinggu Ini145
Bulan KemarinBulan Kemarin2422
TotalTotal54937
Pengunjung
Ada 4 tamu online
Media Komunikasi