Form Pengguna



Hati Yang Tertutup

Penilaian User: / 2
TerburukTerbaik 

Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup dan bagi mereka siksa yang Amat berat.(QS. 1: 6-7).
Ini adalah ayat suci al-Qur’an yang terkenal dan sebagian orang sudah sangat hapal. Ayat ini ditujukan kepada orang-orang Yahudi yang dengan sengaja telah menutup mata mereka terhadap kenyataan. Mereka tahu semua tanda-tanda yang telah tercantum dalam Taurat tentang akan dibangkitkannya Nabi yang terakhir. Sekalipun demikian mereka tetap tidak mau memperhatikan tanda-tanda argument-argumen itu, dan sudah menjadi ketentuan Tuhan bahwa Dia mengunci hati orang-orang itu, yang tidak mau menggunakan akalnya. Mereka mempunyai telinga tapi tidak mendengar, mereka mempunyai mata tapi tidak melihat. Kata-kata al-Qur’an yang berbunyi,”Apakah engkau peringatan atau tidak mereka tidak juga akan beriman,” tidaklah berarti bahwa hal ini telah menjadi kehendak Tuhan sehingga mereka kafir. Pengetahuan Tuhan adalah satu segi dan ke-ridho-an Tuhan segi lain. Kedua-duanya jauh berbeda. Umpama, kita boleh mempercayai perihal seorang dokter yang meramalkan tentang seorang pasien yang menderita penyakit, bahwa dia tidak akan sembuh dari penyakitnya. Ini tidak berarti bahwa dokter itu sesungguhnya menghendaki agar pasien itu tidak sembuh. Ia hanya memberitahukan kepada pasien sesuai dengan keahlian ilmunya. Harapan dan keinginannya sendiri sama sekali tidak berkaitan dengan kasus ini.
Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa kita harus menggunakan akal kita yang merupakan anugerah Tuhan. Pintu hati tidak sepantasnya tertutup dalam hal mendapatkan atau mencari sebuah pengertian tentang sesuatu. Wallahu a’lam bisshowab.




 

Terdahulu

Berita ringan

Statistik
043893
Hari IniHari Ini51
KemarinKemarin104
Minggu IniMinggu Ini228
Bulan KemarinBulan Kemarin656
TotalTotal43893
Pengunjung
Ada 3 tamu online
Media Komunikasi