PONDOK MODERN ARRISALAH PROGRAM INTERNASIONAL SLAHUNG PONOROGO

Sejarah Berdiri

Pondok Modern Arrisalah

Pondok Modern Arrisalah Program Internasional Adalah lembaga pendidikan Islam ala pesantren, yang mendidik para santri sesuai dengan petunjuk Allah SWT, dan tuntunan Rasulullah SAW.Tugas utama pesantren meletakkan dasar-dasar ilmu pengetahuan agama dan umum sebagai langkah awal untuk mencapai kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akhirat.

Pondok Modern Arrisalah Program Internasional, dirintis oleh Drs. KH. Muhammad Ma’shum Yusuf Bin Taslim semenjak tahun 1982 dari nol, setelah tamat KMI dan IPD Gontor dan membantu mengajar di Pondok tersebut selama 20 tahun.

Diresmikan oleh Guru Beliau KH. Imam Zarkasyi (Pendiri dan Direktur KMI Pondok Modern Gontor) pada 26 Februari 1985, dengan nama “Madinatul Thullab” (Kota Santri), kemudian berkembang menjadi Pondok Modern Arrisalah Program Internasional.

Setelah sepeninggalan Kiyai Ma’shum pada tanggal 18 Juli 2020, kepengasuhan pondok ini dilanjutkan oleh putra sulung beliau yaitu KH. Muhammad Azharullah, Lc sampai sekarang.

MAKNA FILOSOFIS

PONDOK MODERN ARRISALAH PROGRAM INTERNASIONAL

Pondok
adalah lembaga pendidikan Islam ala pesantren Rasulullah SAW.

Modern
artinya bukan ala budaya barat tetapi berorientasi masa depan. Masa depan yang sebenarnya bukan hanya dunia tetapi akhirat,
yaitu husnu-l-khatimah di dunia, dan masuk surga di akhirat.

Arrisalah
artinya misi, wahyu atau kerasulan, yakni meneladani para Rasul untuk menyampaikan wahyu Allah SWT.

Program Internasional
maksudnya berencana dan berusaha sekuat tenaga untuk menggapai dunia, karena Islam adalah agama internasional dan rahmat bagi manusia sejagat. Allahu Akbar.

Pondok Modern Arrisalah Program Internasional
adalah sebuah nama dan sekaligus menjadi doa, tujuan, dan arah pendidikan.

TUJUAN (VISI DAN MISINYA)

Jangka Jauh

    1. Meneladani kepemimpinan Rasulullah (Imaman Li-l-muttaqin, Kholifatan ‘ala-l-ardl, Rahmatan li-l-‘alamiin, dan Mujahidan fii Sabilillahi).
    2. Mencetak pemimpin dunia yang meneladani Rasulullah SAW dalam segala hal.

Jangka Dekat

  1. Beriman kuat, beribadah yang benar, berakhlaq mulia, berilmu luas, berwawasan jauh, beramal sholeh melimpah.
  2. Bisa melanjutkan studi di berbagai universitas dalam atau luar negeri, agama atau umum, formal atau non formal. Setelah tamat, santri diharapkan berjuang di manapun dengan profesi apapun sesuai petunjuk Allah dan tuntunan Rasulullah SAW, untuk mencapai kebahagiaan dunia-akhirat yang diridloi Allah SWT.

Ciri Khas

  1. Beraqidah ahlu-s-sunnah wa-l-jama’ah.
  2. Bebas dari syirik, bid’ah, khurafat dan paham-pahamaliran sesat.
  3. Bebas dari rokok, narkoba, anarkisme dan pornografi.
  4. Rahmat bagi sekalian alam, untuk semua golongan & tidak berpolitik praktis.
  5. Program Internasional (KMI) dan nasional (TK, SD, MTs, MA)
  6. Berdisiplin ketat dan semua kegiatan disesuaikan syari’at Islam.
  7. Keterpaduan antara pesantren salaf dan khalaf (modern).
  8. Siap mendidik santri dari nol (pengetahuannya) dan dari manapun.
  9. Sistem terpisah putra dengan putri dalam kegiatan atau tempat.

KH. IMAM ZARKASYI

(Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo)
Menjelang akhir hayatnya, ketika meresmikan Madinatu-th-Thullab (Kota Santri/Arrisalah 26 Februari 1985) :

“Beginilah perjuangan merintis pondok, Mekkah dulu juga bermula dari kayu bogor (pohon kelapa). Pondok ini untuk seribu tahun dan pondok ini bukan gerakan lokal. Teruskan! Kalau maju saya bantu, akan saya lihat perkembangannya tiga bulan lagi.”

Pesan Beliau sambil menangis dengan membawa 1 truk genting, Beliau wafat sebelum sempat menengok Arrisalah setelah peresmian itu.

LILLAHI ARRISALAH WARISALATUHA LILLAH

Arrisalah dan segala visi misiinya hanya untuk Allah semata